Selasa, 12 Agustus 2008

Sesatkah Bupati Flotim

Sesatkah Simon Hayon?

Bupati Flores Timur (Flotim), SIMON Hayon, berkeyakinan bahwa Nabi Isa Almasih, Yesus Kristus dilahirkan di Desa Wure, Adonara Barat. Sedangkan Bunda Maria mewujud dalam Nyai Roro Kidul, Ratu Pantai Selatan yang tinggal di Desa Nobo Gayak, Pulau Adonara.

Simon menyampaikan hal itu di depan masyarakat dan DPRD setempat. Ketika dikonfirmasi, Simon mengaku sadar telah mengucapkannya. “Saya menghimpun sejarah masa lampau yang mudah-mudahan dapat merumuskan jati diri Lamalohot (sebutan untuk Flores, Lembata, dan Alor).

Mestinya, atas nama kebebasan berkeyakinan dan beragama, Simon dibiarkan saja. Tapi, ternyata Keuskupan Larantuka menggelar pertemuan khusus yang menghasilkan kesimpulan bahwa pernyataan Bupati Simon MENYESATKAN.

*Dikutip dari pemberitaan, Koran Tempo edisi Rabu (4/6).

Selamatkan Flotim, Sadarakan Simon Hayon

Terlepas dari penyataan Bupati Flotim, Simon Hayon yang dinilai menyesatkan, tapi menurut pendapat temen saya, pernyataan yang keluar dari Simon Hayon tersebut, lebih disebabkan oleh hilangnya kesadaran Simon Hayon sebagai seorang Simon Hayon.

Setelah banyak melakukan perubahan dan upaya menyelamatkan Flotim dari keterpurukan akibat pemimpin masa lalu yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya banyak masyarakat Flotim yang mulai membenci kebijakannya.

“ Saya bukan orangnya Simon Hayon, tetapi secara objektif, Gaya kepemimpinan yang diterapkan Simon, sebuah langkah yang bijak menyelamatkan Flotim. Banyak kasus-kasus korupsi lama yang mulai terungkap. Banyak pejabat-pejabat, Kepala Dinas, jadi tidak bisa melakukan krupsi lagi, ini yang membuat Simon dimusuhi oleh pejabat dan rezim pemimpin sebelumnya ” ujar Tanto Mean.

Dengan keluarnya pernyataan Simon Hayon tersebut diatas dan masih banyak kebijakan dan pernyataan Simon lainnya yang di nilai di luar kesadaran, menurut Tanto Mean, merupakan pernyataan dan kebijakan bukan dari dalam diri Simon yang sebenarnya. “ Saya cukup mengenal Simon dengan gaya kepemimpinan dan pola pemikirannya, sehingga saya menilai dua tahun belakangan dalam meminpin Flores menurut saya Simon telah kehilangan kesadaran sebagai seorang Simon sebelum diri menjabat sebagai Bupati Flotim “ tegas Tanto Mean.

Jadi hemat saya, percaya atau tidak dalam diri Simon Hayon sedang bekerja makluk gaib yang mengendalikan Simon Hayon. Adanya upaya, dari pihak-pihak tertentu yang ingin menghancurkan Flores Timur terutama Bupatinya Simon Hayon, mereka ‘ Barisan Sakit Hati’ karena kebijakan-kebijakan yang di ambil Simon Hayon untuk menyelamatkan Lewo Tanah Flotim dari keterpurukan akibat buruk dan bobroknya pemerintahan sebelumnya tidak di sukai. Jadi ini, tidak bisa dibiarkan, untuk menyelamatkan Flores Timur, segera menyadarkan kesadaran Simon Hayon, sebagai seorang Simon Hayon sebenarnya, karena Simon Hayon sendiri merupakan ‘ASET’ pemimpin luar biasa yang di miliki oleh Flores Timur khususnya dan NTT umumnya.

Brilian dan kedewasaan Simon Hayon dalam berpolitik praktis-pun secara objektif patut kita acungkan jempol. Dari gaya kepemimpinannya sangat merakyat dalam pengertian bisa menyatu merasakan penderitaan masyarakatnya. Sosok pemimpin seperti inilah yang di nanti-nantikan Flores Timur selama ini, ujar Tanto Mean.

Aset Flores Timur yang Menyelamatkan Daerahnya

Dalam keadaan sadar dan normal sebagai seorang Simon Hayon, beliau mampu menyelamatkan Flores Timur dari keterpurukan akibat pemimpin masa lalu.

Terobosan awal yang dilakukan oleh Simon Hayon dengan melakukan perampingan Dinas, Badan dan Kantor di tubuh pemerintah Flores Timur menunjukan adanya itikad Simon dalam menyelamatkan Flores Timur tersebut. Banyak dana APBD Flotim yang sebelumnya habis untuk belanja aparatur negara, Dikikis habis oleh Simon. Bahkan uang belanja dan perjalanan dinas Bupati, juga dikurangi oleh dirinya.

Banyak kontraktor yang tidak bertangggungjawab langsung di pecat dan diblacklist oleh Simon. Kepala Dinas yang tidak bekerja untuk Flores Timur, juga langsung digeser dan diberikan peringatan keras.

Pemimpin seperti inilah yang mampu menyelamatkan, keterpurukan dan keterbelangkangan Flotim itu sendiri.

Kami sangat Menginkan Partisipasi, Kritik, Saran dan Komentarnya, untuk Kemajuan Flores Timur Kedepan......

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Aset itu pada hakekatnya memiliki nilai yang labil, bisa merosot atau bisa naik. Menobatkan seseorang sebagai aset suatu daerah itu juga bisa kita nilai dengan melalui aspek tadi. Dibalik karyanya yang mengagumkan, seorang simon hayon dapat membuat masyarakatnya bigung dengan pernyataannya yang menyentuh aspek paling dalam dari sebuah agama. So, masih sebesar apakah nilai "aset" (baca:simon hayon) itu?

baronagustino mengatakan...

Ketika keyakinan itu diutarakan kepada publik, ia harus bisa dipertanggungjawabkan. Apakah ada dasar biblis atau bukti historis yang sudah teruji kebenarannya sehingga seorang Simon Hayon dapat mengatakan asal usul Yesus sperti itu? Bagaimana mungkin seorang simon hayon kehilangan kesadaran sebagai dirinya sendiri? terlalu....

jelleQ mengatakan...

numpang lewat BOSS...

Bernardtokan mengatakan...

ANTARA KEYAKINAN DAN MEYAKINI

Saat seseorang telah meyakini suatu kebenaran maka biarlah diyakini sendiri. Dan ini tidak perlu sang yang berkeyakinan tidak perlu mengajak orang lain untuk ikut meyakini. Namun sesuatu yang sudah merupakan keyakinan bersama dalam sebuah komunitas sejak turun temurun maka itulah merupakan suatu keyakinan yang harus dipertahankan yang disebut. Lalu bukan berarti seorang Simon Hayon yang telah berjasa dalam menyelamatkan APBD Flotim terus dianggap sebagai penyelamat sehingga apa yang diyakini itu harus diyakini oleh kita juga? Saya rasa beliau harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan tentang sesuatu yang diyakini yang bukan merupakan keyakinan kepercayaan dalam sebuah agama.